Ummu Zahra

Lidah Buaya untuk Cantik dan Sehat

Posted by: Ummu Zahra on: Jumat, 20 November 2009

Tags : ,

Lidah Buaya
Lidah Buaya

Di Indonesia, tanaman ini mendapat nama yang cukup menyeramkan. Tanaman yang juga dikenal dengan nama aloe vera ini memiliki sedikit duri pada sisi daunnya memang memiliki daun yang tampak menyeramkan, bahkan dihubungkan dengan reptil yang mengerikan. Tetapi, dibalik namanya dan rupanya yang kurang menawan, lidah buaya mempunyai banyak manfaat, baik untuk kesehatan maupun untuk kecantikan.

Lidah Buaya

Khasiat dari lidah buaya untuk pengobatan dan kecantikan sudah dikenal sejak zaman Mesir kuno ribuan tahun lalu. Bahkan, ratu Cleopatra yang terkenal dengan kecantikannya dipercaya menggunakan tanaman ini agar tetap terlihat cantik. Daun lidah buaya yang sudah besar, umumnya memiliki panjang sekitar 30 cm. Di dalam daun ini terdapat daging yang berlendir, bagian inilah yang kaya manfaat bagi manusia. Semakin tua daun lidah buaya, maka semakin banyak kandungan bermanfaat yang dimilikinya. Ingin tahu apa saja manfaat lidah buaya?

Cantik dengan Aloe Vera

Lidah buaya terkenal untuk membuat rambut menjadi lembut sehingga rambut menjadi indah. Mungkin manfaat ini sudah kita dengar sejak kecil, kita sering dianjurkan menggunakan lidah buaya agar rambut indah. Itulah sebabnya banyak shampo yang menggunakan ekstrak lidah buaya dalam produknya. Manfaat ini didapat dari kandungan glyco protein. Bila Anda memiliki tanaman ini di rumah, Anda dapat memanfaatkannya dengan cara mengupas kulitnya kemudian menggosokkan bagian dagingnya ke kulit kepala dan rambut agar rambut menjadi subur dan indah.

Baca lanjutannya…

Manfaat Buah Lengkeng

Posted by: Ummu Zahra on: Kamis, 19 November 2009

Buah Lengkeng
Buah Lengkeng

Buah lengkeng merupakan buah antioksidan. Zat gizi yang terkandung di dalam buah lengkeng ialah protein, karbohidrat, serat kasar, vitamin C dan mineral seperti kalsium, fosfor dan zat besi.

Selain itu, buah lengkeng juga mengandung senyawa polifenol, yaitu corilagin, gallic acid dan ellagic acid. Ketiga senyawa tersebut mengadung antioksidan. Senyawa-senyawa tersebut mempunyai kemampuan menangkal radikal bebas sehingga dapat mengurangi oksidasi di dalam tubuh.

Manfaat buah lengkeng lebih banyak didapat dari bijinya dibandingkan buah dagingnya. Bijinya dapat digunakan serbagai pemutihan kulit, karena pada biji lengkeng terkandung zat yang dapat menghambat aktivitas kerja enzim tyrosinase. Enzim ini memiliki fungsi untuk mengubah melamin, atau yang kerap disebut pigmen kulit. fle coklat pada kulit disebabkan oleh aktivitas enzim tyrosinase. Jika kerja enzim tersebut tinggi, maka flek coklat pada kulit akan semakin banyak.

Continue reading…

Cermat Atur Pola Makan Anak Autis

Posted by: Ummu Zahra on: Senin, 16 November 2009

Category : Info, Kesehatan ♥ Tags : ,

Cermat Atur Pola Makan Anak Autis

Anak dengan gangguan autis umumnya menderita alergi berat.  Sebab itu, perlu perhatian khusus dari para orang tua.

Perlu diketahui, anak-anak dengan gangguan autis memiliki kelainan metabolisme sehingga sulit mencerna makanan yang tergolong kasein (protein dari susu) dan Gluten (protein dari gandum).

Makanan tersebut tidak harus dipantang seumur hidup. Dengan bertambahnya umur anak, makanan tersebut dapat diperkenalkan satu per satu, sedikit demi sedikit.

Berikut beberapa saran yang dari pusat Terapi Tumbuh Kembang Anak (yamet) dan beberapa sumber lainnya untuk mengatur makanan secara umum pada anak-anak dengan gangguan autis,  antara lain …>>

Jamur Kombucha Stabilkan Metabolisme Tubuh

Posted by: Ummu Zahra on: Kamis, 5 November 2009

♥ Category : Info, Kesehatan ♥ Tags : ,

Jamur Kombucha Stabilkan Metabolisme Tubuh

Metabolisme tubuh memegang peranan penting dalam pembentukan kualitas kesehatan. Sedikit gangguan saja, berbagai sumber penyakit bisa mengintai. Untuk menjaga metoblisme tubuh tetap stabil beragam cara bisa dilakukan termasuk salah satunya dengan mengkonsumsi teh fermentasi jamur Kombucha.

Konon jamur yang berasal dari negeri gingseng korea itu diyakini berkhasiat mempengaruhi tubuh secara menyeluruh, dengan menstabilkan metabolisme tubuh dan menawarkan racun dengan asam glukuronat. Hal ini menyebabkan peningkatan kapasitas pertahanan endogenis tubuh terhadap pengaruh beracun dan tekanan lingkungan, sehingga metabolisme sel yang rusak diperkuat, dan berlanjut dengan pemulihan kesehatan tubuh.

Hal itu diperkuat dari beberapa penelitian yang telah dilakukan mengkonsumsi teh jamur Kombucha bisa mengobati sembelit, memperbaiki kondisi tubuh, bermanfaat melawan arteriosclerosis, memulihkan fungsi alat pencernaan, bermanfaat bagi penderita stres mental, menawarkan racun dan membunuh kanker.

Continue reading…

Oyong Sebagai Antidiabetes

Posted by: Ummu Zahra on: Senin, 2 November 2009

♥ Category : Info, Kesehatan ♥ Tags : ,

Oyong Sebagai Antidiabetes

Sayur oyong tentu tak asing bagi masyarakat Indonesia. Oyong yang memiliki nama latin, Luffa Cylindrica sering pula dikenal dengan gambas atau ceme. Buahnya bersiku-siku memanjang kulitnya keras layaknya katus sedangkan dagingnya lunak dan halus berwarna hijau.Tak berbeda dengan komoditas lainya, oyong tumbuh subur di daerah penggunungan.

Sayangnya, masih banyak orang yang tidak memahami manfaat oyong untuk mengobati berbagai penyakit. Salah satu daerah yang tahu akan khasiat Oyong  adalah Jawa Barat.

Konon, sebagian besar masyarakat Jawa Barat mengkonsumsi biji buah itu setiap kali pemeriksaan darah menjelang berhaji. Mereka cukup mengkonsumsi 2 biji setiap hari selama 2 minggu untuk mendapatkan kadar gula dalam darah yang tidak terlalu tinggi. Secara otomatis, saat gula darah akan diukur, para calon haji lolos dari jeratan angka kadar gula yang terlalu tinggi.

Lantas apa rahasia dibalik khasiat oyong? Kandungan Cucurbitasin jawabannya. Kandungan senyawa cucurbitasin dalam biji oyong berperan dalam menurunkan gula darah. Beragam penelitian memang membuktikan senyawa yang terkandung pada anggota famili Cucurbitaceae ini sebagai antidiabetes

Tak hanya berkasiat bagi diabetes, oyong dapat menyembuhkan penyakit semisal, Radang usus, asma hingga meningkatkan air susu ibu (ASI).  Read more..

Timun Suri Segar Berkhasiat

Posted by: Ummu Zahra on: Kamis, 22 Oktober 2009

Timun Suri Segar Berkhasiat

Bila Anda ditanya, buah apa yang paling diburu selama Bulan Ramadhan. Wajar kiranya jika sebagian besar menjawab seragam yaitu buah timun suri. Buah bernama latin Curcumis Lativus itu memang bisa dibilang primadona yang paling dicari sebagai bahan dasar es campur atau sajian khas lain berbuka puasa yang menyegarkan.

Buah berbentuk lonjong dengan warna kulit kuning dan halus itu memang paling banyak dicari terutama saat ramadhan. Bila ditelisik, buah ini memiliki tekstur yang mudah rusak ketika matang, beraroma harum dan daging buah bercitarasa manis serta miliki kadar air yang cukup tinggi sehingga bisa menambah kesegaran selepas berpuasa.

Dibalik keberadaanya yang musiman, buah ini juga mengandung mineral kalium dan provitamin. Serat di dalam timun suri mampu mencegah timbulnya kanker saluran pencernaan, seperti kanker usus dan kolon. Hal ini disebabkan sifat serat timun suri yang mengikat zat-zat karsinogen penyebab kanker yang ada di saluran pencernaan.

Timun suri juga kaya akan provitamin A, berfungsi menjaga kesehatan mata dan sebagai antioksidan alami pencegah rusaknya sel tubuh  penyebab penuaan dini. Vitamin C di dalam timun suri termasuk tinggi. Keberadaan vitamin C inilah yang dapat mencegah timbulnya gangguan penyakit flu dan infeksi. Hal ini disebabkan sifat vitamin C yang berfungsi sebagai anti virus dan pencegah infeksi. Selain vitamin, mineral esensial seperti kalsium, fosfor dan zat besi juga banyak terdapat di dalam timun suri.

Tak hanya itu, kandungan zat gizi dan nir gizi yang terkandung di dalam buah timun suri bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menyehatkan fungsi ginjal dan limpa, dan menurunkan tekanan darah.

Setelah mengetahui beragam manfaat timun suri, sangat disayangkan jika hanya dikonsumsi selama bulan puasa saja. Ada baiknya Anda tetap mengonsumsi buah itu agar terus memperoleh khasiatnya. berbagai sumber/cr2/rin

Sumber : Republika Online

Meneladani Pola Makan Sehat Rasulullah

Posted by: Ummu Zahra on: Senin, 19 Oktober 2009

Meneladani Pola Makan Sehat Rasulullah

Kesehatan merupakan aset kekayaan yang tak ternilai. Ketika nikmat kesehatan dicabut oleh Allah SWT, maka manusia rela mencari pengobatan dengan biaya yang mahal bahkan ke tempat yang jauh sekalipun. Sayangnya, hanya sedikit orang yang penduli dan memelihara nikmat kesehatan yang Allah SWT telah anugerahkan sebelum dicabut kembali oleh-Nya.

Rasulullah saw pernah bersabda “Dua nikmat yang sering kali manusia tertipu oleh keduanya, yaitu kesehatan dan waktu luang”. (HR Bukhari, Imam Ahmad dan Imam Turmudzi).

Dalam hadist lain disebutkan Rasulullah saw bersabda, “Nikmat yang pertama kali ditanyakan kepada seorang hamba pada hari kiamat kelak adalah ketika dikatakn kepadanya, “Bukankah Aku telah menyehatkan badanmu serta memberimu minum dengan air yang dingin?” (HR Turmudzi dan Hakim).

Menurut Indra Kusumah SKL, S.Psi dalam bukunya “Panduan Diet ala Rasulullah, kesehatan sering dilupakan, padahal ia seakan-akan bisa diumpamakan sebagai mahkota indah diatas kepala orang-orang sehat yang tidak bisa dilihat kecuali oleh orang-orang yang sakit.

Dalam berbagai aktivitas dan pola kehidupan Rasulullah saw memang sudah dirancang oleh Allah SWT sebagai contoh teladan yang baik (uswah hasanah) bagi semua manusia. Teladan ini mencakup berbagai aspek kehidupan termasuk dalam hal pola makan yang bermuara pada kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Sepintas masalah makan ini tampak sederhana, namun ternyata dengan pola makan yang dicontohkan Rasulullah saw. Beliau terbukti memiliki tubuh yang sehat, kuat dan bugar.

Ketika Kaisar romawi mengirimkan bantuan dokter ke Madinah, ternyata selama setahun dokter tersebut kesulitan menemukan orang yang sakit. Dokter tersebut bertanya kepada Rasulullah saw tentang rahasia kaum muslimin yang sangat jarang mengalami sakit.

Rasulullah saw bersabda, “Kami adalah kaum yang tidak makan kecuali sudah betul-betul lapar dan apabila makan, kami berhenti sebelum kekenyangan.” (Al Hadist).

Seumur hidupnya, Rasulullah hanya pernah mengalami sakit dua kali sakit. Pertama, ketika diracun oleh seorang wanita Yahudi yagn menghidangkan makanan kepada Rasulullah saw di Madinah. Kedua, ketika menjelang wafatnya.

Pola makan seringkali dikaitkan dengan pengobatan karena makanan merupakan penentu proses metabolisme pada tubuh kita. Pakar kesehatan selama ini mengenal dua bentuk pengobatan yaitu pengobatan sebelum terjangkit penyakit atau preventif (ath thib Al wiqo’i) dan pengobatan setelah terjangkit penyakit (at thib al’ilaji).

Dengan mencontoh pola makan Rasulullah saw, kita sebenarnya sedang menjalani terapi pencegahan penyakit dengan makanan (attadawi bil ghidza).

Hal itu jauh lebih baik dan murah daripada harus berhubungan dengan obat-obat kimia senyawa sintetik yang hakikatnya adalah racun, berbeda dengan pengobatan alamiah Rasulullah saw melalui makanan dengan senyawa kimia organik.

Prof. Dr. Musthofa Rimadhon memberikan beberapa gambaran pola hidup sehat Rasulullah berdasarkan berbagai riwayat yang bisa dipercaya, sebagai berikut:

  • Asupan awal kedalam tubuh Rasulullah adalah udara segar pada waktu subuh. Beliau bangun sebelum subuh dan melaksanakan qiyamul lail. Para pakar kesehatan menyatakan, udara sepertiga malam terakhir sangat kaya dengan oksigen dan belum terkotori oleh zat-zat lain, sehingga sangat bermanfaat untuk optimalisasi metabolisme tubuh. Hal itu sangat besar pengaruhnya terhadap vitalitas seseorang dalam aktivitasnya selama seharian punuh.
  • Di pagi hari, Rasulullah saw menggunakan siwak untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi. Organ tubuh tersebut merupakan organ yang sangat berperan dalam konsumsi makanan. Apabila mulut dan gigi sakit, maka biasanya proses konsumsi makanan menjadi terganggu.
  • Di pagi hari pula Rasulullah saw membuka menu sarapannya dengan segelas air dingin yang dicampur dengan sesendok madu asli. Khasiatnya luar biasa. Dalam Al Qur’an, madu merupakan syifaa (obat) yang diungkapkan dengan isim nakiroh menunjukkan arti umum dan menyeluruh. Pada dasarnya, bisa menjadi obat berbagai penyakit. Ditinjau dari ilmu kesehatan, madu berfungsi untuk membersihkan lambung, mengaktifkan usus-usus dan menyembuhkan sembelit, wasir dan peradangan.
  • Masuk waktu dhuha (pagi menjelang siang), Rasulullah saw senantiasa mengonsumsi tujuh butih kurma ajwa’ (matang). Rasulullah saw pernah bersabda, “Barang siapa yang makan tujuh butir kurma, maka akan terlindungi dari racun”. Hal itu terbuki ketika seorang wanita Yahudi menaruh racun dalam makanan Rasulullah pada sebuah percobaan pembunuhan di perang khaibar. Racun yang tertelan oleh Rasulullah saw kemudian dinetralisir oleh zat-zat yang terkandung dalam kurma. Salah seorang sahabat, Bisyir ibu al Barra’ yang ikut makan tersebut akhirnya meninggal, tetapi Rasulullah saw selamat dari racun tersebut.
  • Menjelang sore hari, menu Rasulullah biasanya adalah cuka dan minyak zaitun. Selain itu, Rasulullah juga mengonsumi makanan pokk seperti roti. Manfaatnya banyak sekali, diantaranya mencegah lemah tulang, kepikunan di hari tua, melancarkan sembelit, menghancurkan kolesterol dan melancarkan pencernaan. Roti yang dicampur cuka dan minyak zaitun juga berfungsi untuk mencegah kanker dan menjaga suhu tubuh di musim dingin.
  • Di malam hari, menu utama makan malam Rasulullah adalah sayur-sayuran. Beberapa riwayat mengatakan, Rasulullah saw mselalu mengonsumsi sana al makki dan sanut. Menurut Prof. Dr. Musthofa, di Mesir deudanya mirip dengan sabbath dan ba’dunis. Mungkin istilahnya cukup asing bagi orang di luar Arab, tapi dia menjealskan, intinya adalah sayur-sayuran. Secara umum, sayuran memiliki kandungan zat dan fungsi yang sama yaitu menguatkan daya tahan tubuh dan melindungi dari serangan penyakit.
  • Rasulullah saw tidak langsung tidur setelah makan malam. Beliau beraktivitas terlebih dahulu supaya makanan yang dikonsumsi masuk lambung dengan cepat dan baik sehingga mudah dicerna. Caranya juga bisa dengan shalat. Rasulullah saw bersabda,” Cairkan makanan kalian dengan berdzikir kepada Allah SWT dan shalat, serta janganlah kalian langsung tidur setelah makan karena dapat membuat hati kalian menjadi keras”. (HR Abu Nu’aim dari Aisyar r.a).
  • Disamping menu wajib diatas, ada beberapa makanan yang disukai Rasulullah tetapi tidak rutin mengonsumsinya. Diantaranya, tsarid yaitu campuran antara roti dan daging dengan kuah air masak. Beliau juga senang makan buah yaqthin atau labu air, yang terbukti bisa mencegah penyakit gula. Kemudian, beliau juga senang makan buah anggur dan hilbah (susu).
  • Rasulullah saw sering menyempatkan diri untuk berolahraga. Terkadang beliau berolahraga sambil bermain dengan anak-ana dan cucu-cucunya. Pernah pula Rasulullah lomba lari dengan istri tercintanya, Aisyah r.a.
  • Rasulullah saw tidak menganjurkan umatnya untuk bergadang. Hal itu yang melatari, beliau tidak menyukai berbincang-bincang dan makan sesudah waktu isya. Biasanya beliau tidur lebih awal supaya bisa bangun lebih pagi. Istirahat yang cukup dibutuhkan oleh tubuh karena tidur termasuk hak tubuh.
  • Pola makan Rasulullah saw ternyata sangat cocok dengan irama biologi berupa siklus pencernaan tubuh manusia yang oleh pakar kesehatan disebut circadian rhytme (irama biologis). rin

Sumber : Republika Online

Melati Untuk Obat Radang Mata

Posted by: Ummu Zahra on: Minggu, 18 Oktober 2009

Melati Untuk Obat Radang Mata

Bunga melati putih atau yang memiliki nama latin Jasminum sambac L merupakan jenis tanaman hias yang dapat tumbuh subur hampir di setiap wilayah Indonesia. Tanaman itu biasa dijadikan sebagai simbol nasional karena bunganya dikaitkan dengan berbagai tradisi dari banyak suku di negara ini.

Selain sebagai tanaman hias, bunga melati juga memiliki banyak manfaat, antara lain sebagai hiasan dalam pernikahan, tabur bunga dalam kematian, aroma terapi dan oleh sebagian masyarakat  di Jawa Tengah biasa digunakan untuk mengobati sakit mata seperti radang dan mata merah.

Berdasarkan penelusuran literatur ternyata belum ditemukan penelitian dan publikasi ilmiah tentang potensi serta kandungan senyawa kimia yang terdapat dalam bunga melati dan berpotensi sebagai obat radang mata. Hal itu kemudian mengilhami empat mahasiswa Pendidikan IPA Fakultas MIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) untuk melakukan penelitian lebih jauh terhadap bunga berwarna putih tersebut.

Keempat mahasiswa itu antara lain, Sri Astuti, Yuni Puspita Sari, Apry Kuswanti dan One Anna Rahayu dari jurusan pendidikan IPA FMIPA UNY. Melalui siaran pers yang diterima redaksi Republika, Rabu (7/10), dinyatakan penyakit radang mata banyak di derita oleh penduduk Indonesia. Penyakit itupun juga merata terjadi di berbagai wilayah di Indonesia yang menyerang hampir semua umur.

Penyebab utama munculnya penyakit itu adalah karena mikroba patogen yang masuk ke dalam mata. “Telah diketahui bahwa melati dapat digunakan sebagai obat dari berbagai penyakit. Diantaranya untuk menghentikan ASI yang keluar berlebihan, bengkak akibat sengatan lebah, demam dan sakit kepala, sesak nafas serta mengobati sakit mata. Tetapi, hingga saat ini belum ada peneitian resmi yang mengkaji khasiat melati untuk obat mata tersebut,” papar Sri Astuti.

Menurutnya, melati putih memiliki karakteristik dengan rasa pedas, manis, sejuk serta berwarna putih. Berdasarkan penelitian yang dilakukan timnya diketahui bahwa, kandungan senyawa kimia yang terdapat dalam bunga melati adalah asam format, asam benzoat, linalool, asam salicylat, bernzyl linalool ester, methyl linalool, indol, phytol, isophytal, serta beberapa senyawa lainnya.

Penelitian itupun dilakukan secara bertahap. Pertama, kata dia, bunga melati yang sudah dibersihkan dan dipisahkan dari kelopaknya selanjutnya dikeringkan selama 2 minggu dengan diangin-anginkan.

Setelah kering kemudian dihaluskan dengan menggunakan blender dan dimasukkan ke dalam botol untuk ditambahkan pelarut metanol teknis lalu diekstraksi selama 3 x 24 jamuntuk mengisolasi senyawa yang terkandung dalam bunga melati.

Hasil dari ekstraksi disaring dan berbentuk cairan berwarna hijau tua lalu diuapkan dengan menggunakan evaporator untuk memisahkan antara metanol teknis dengan ekstrak melati.

Penelitian mengenai kajian pendahuluan potensi bunga melati sebagai obat radang mata itupun kata Astuti, bertujuan untuk mengetahui senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai obat radang mata yang disebabkan oleh mikroba dari bunga melati dan juga memberikan pengetahuan kepada masyarakat luas tentang peranan penting dari bunga melati.

Penelitian ini dilakukan di Laboratorim IPA dan Laboratorium Kimia Organik FMIPA UNY menggunakan larva udang dengan metode Brine Shrimp Lethality Test. Hasil ekstrak dari bunga melati diambil 50 mg, selanjutnya dibuat pelarutan dan pengenceran dengan konsentrasi 0 ppm, 10 ppm, 100 ppm dan 1000 ppm.

Pengujian dilakukan dengan memasukkan 30 ekor larva Artemia salina yang berumur 24 jam tersebut ke dalam botol yang telah berisi 2,5 mililiter air laut sintetis dan 2,5 mililiter larutan konsentrasi. Botol tersebut haruslah berwarna gelap supaya larva udang tidak terkena cahaya matahari langsung karena dapat membuat daya tahan larva lebih menurun.

Setelah 24 jam, jumlah larva yang mati dihitung dengan menggunakan kaca pembesar. Pada Artemia salina yang berada pada kontrol mulai mati sejak pengamatan pada jam ke 20. Sedangkan Artemia salina pada tabung uji 10 ppm mulai menunjukkan mortalitas pada jam ke empat.

Hal ini menunjukkan, Artemia salina yang mati pada kontrol disebabkan karena daya tahannya yang sudah menurun terhadap faktor-faktor yang tidak bisa dikontrol. Sedangkan, pada tabung uji yang diberi ekstrak, Artemia salina sudah mulai mati sejak awal pengamatan.

Hal ini membuktikan Artemia salina mati disebabkan oleh sifat antimikrobia dari ekstrak melati. ”Semakin tinggi konsentrasi ekstrak maka sifat antimikrobanya akan semakin tinggi,” tegas Astuti. (yli/rin/ republika online)

Mengenali Gejala Batu Empedu

Posted by: Ummu Zahra on: Rabu, 16 September 2009

Mengenali Gejala Batu Empedu

Batu empedu adalah batu yang terdiri dari berbagai ukuran yang terbentuk didalam kantung empedu. Biasanya batu itu terbentuk dari kolesterol atau kelebihan bilirubin dalam empedu.

Sebagian batu dalam empedu tidak menimbulkan gejala-gejala tertentu, sementara sebagian lain, bisa mengakibatkan rasa sakit yang signifikan. Ada baiknya Anda mengetahui tanda-tanda yang mengindikasikan batu empedu dalam tubuh Anda sebelum terlambat.

Berikut saran dari U.S. National Library of Medicine untuk mengidentifikasi adanya batu empedu dalam tubuh, yaitu :

  • Rasa sakit yang timbul dibagian tengah atas kanan bagian perut abdominal. Nyeri itu bisa datang dan pergi, kemungkinan akan semakin terasa setelah Anda makan.
  • Sakit yang menyebar hingga bagian belakang tubuh atau di sekitar tulang punggung kanan bawah.
  • Nyeri yang disertai dengan demam atau kuning dibagian mata dan kulit.
  • Mual atau muntah.
  • Kadang tampak warna feses yang lebih gelap dari biasanya. (healthday/rin/republika)

Blog Stats

  • 11,972 hits

Arsip

Acne

Acne Free In 3 Days. All Natural Cure For Stopping Acne In 3 Days! Click Here!

SEO Elite

New Seo Software! The Grand Daddy Of All Seo Software! Get A Top 5 Google Ranking In Under 30 Days! Click Here!

 

November 2009
M S S R K J S
« Okt    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930